PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, terus mematangkan jadwal pertandingan untuk penyelenggaraan kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2. Adanya keputusan dari Federasi Sepak bola Indonesia (PSSI) yang memberikan lampu hijau penyelenggaraan kompetisi membuat seluruh pihak langsung mempersiapkan segalanya. Dalam pengumumannya, PSSI menargetkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa bergulir lagi pada bulan September atau Oktober 2020.

Namun, sampai dengan saat ini PSSI dan PT LIB masih belum memastikan waktu dan jadwal pertandingan tim kontestan Liga 1 dan Liga 2 bermain. Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan, gelaran kompetisi sepak bola di Indonesia akan mengadopsi seperti liga liga di Eropa. Liga 1 dan Liga 2 akan berlangsung pada tahun 2020 dan ditargetkan selesai pada tahun 2021.

Kompetisi lintas tahun sedang dirancang PT LIB karena mempertimbangkan sisa pertandingan di Liga 1 dan Liga 2 masih panjang. Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 memang terhenti akibat wabah Covid 19 yang terus menyebar diberbagai daerah di Tanah Air. Praktis, terakhir kali kompetisi sepak bola di Indonesia bergulir pada pertengahan bulan Maret 2020 lalu.

Sudjarno menerangan, keputusan menyelenggarakan kompetisi lintas tahun perlu disepakati terlebih dahulu dalam agenda Kongres PSSI. "Jadi kita akan mengikuti Eropa. Tapi terkait dengan musim itu kan harus dibicarakan nanti pas kongres tahunan PSSI. Jadi kalau misalnya lintas tahun, berarti kan harus melalui kongres juga, nanti kan gitu ," kata Sudjarno saat dihubungi awak media. Menurut Sudjarno, kelanjutan kompetisi sepak bola di Indonesia diharapkan bisa dimulai lagi pada bulan Oktober 2020, dan bisa berakhir pada bulan Februari 2021.

Lima bulan waktu penyelenggaraan kompetisi diyakini bisa menyelesaikan pertandingan yang tersisa di Liga 1 dan Liga 2. "Februari, rencana kalau targetnya selesai itu Februari. Lima bulanlah dari Oktober, November, Desember, Januari, dan Februari," ucapnya. Saat ini, PT LIB sedang mematangkan skema penjadwalan pertandingan untuk memulai kembali roda kompetisi sepak bola di Indonesia.

Dalam hal ini, PT LIB hanya membuat beberapa skema dalam penentuan jadwal pertandingan. Semua keputusan tetap diserahkan kepada induk sepak bola di Indonesia, PSSI. "Ini kita sambil melihat perkembangan. Dari PT LIB membuat opsi, opsi ini kita buat tergantung PSSI kapan mulai mengeluarkan keputusan. Itu yang menjadi patokan kita," jelasnya. Sudjarno mengatakan, PT LIB akan membuat rencana, membuat timeline, susun jadwal, dan susul regulasi bersama PSSI.

"Begitu ada keputusan PSSI, kita segera bekerja karena banyak rangkaian kegiatan yang harus dilakukan. Kita menyusun jadwal, regulasi, kemudian mengadakan workshop, apalagi dengan kondisi protokol kesehatan yang lebih sangat berbeda dibandingkan situasi normal. Itu harus kita betul betul rencanakan," katanya.